Oleh: arkeologibawahair | 8 Desember 2010

Ekspedisi Viking

norwegia.or.id – Walaupun hanya beberapa kapal yang ambil bagian dalam serangan Viking pertama, angka tersebut bertambah secara berkala, dan armada yang berlayar ke arah Barat menuju England, Skotlandia, Perancis dan Irlandia berjumlah ratusan. Mereka datang sebagai pencuri dan penjarah, menyebar teror di sepanjang garis pantai yang mereka kunjungi; namun mereka juga merupakan pedagang dan pengurus. Mereka mendirikan kota seperti Dublin, dan koloni seperti Normandy di Perancis. Sejak tahun 879 hingga 920 mereka menjajah Iceland, yang kemudian menjadi basis kolonialisasi Greenland.

Pada tahun 986, Eirik Thorvaldsson, kelahiran Norwegia yang dikenal dengan nama Eirik the Red, menjelajah dan menjajah bagian Barat Daya Greenland. Adalah anaknya, Leiv Eiriksson yang menjadi orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di garis pantai Amerika Utara, dan penjelajah pertama Norwegia yang mendapat pengakuan dunia.

Tanggal dan tempat kelahiran Leiv Eiriksson tidak diketahui secara pasti, namun dipercaya bahwa ia besar di Greenland. Cerita Eric the Red mengatakan bahwa ia berlayar untuk Norway pada tahun 999, melayani Raja Olav Trgvasson, dan kembali ke Greenlad satu tahun untuk menyebarkan agama Kristen ke masyarakatnya.

Ada dua pemikiran mengenai kejadian ini. Salah satunya adalah Eiriksson, dalam perjalanannya ke Greenland, terlempar dan secara kebetulan tiba di garis pantai bagian Barat Laut Amerika pada tahun 1000, mendahului Columbus sekitar 500 tahun. Namun menurut Cerita Greenland, yang secara umum dapat dipercaya, penemuan Eiriksson tidak sepenuhnya kebetulan. Cerita mengatakan bahwa ia merancang ekspedisi dan berlayar ke Barat, dalam usaha mengumpulkan bukti dari pernyataan yang dibuat oleh pedagang Icelandic, Bjarni Herjulfsson. Pada tahun 986, Herjulfsson yang terseret badai antara Iceland dan Greenland melaporkan melihat tanah berbukit dengan hutan lebat jauh di arah Barat. Herjulfsson, walaupun dipercaya merupakan orang Eropa pertama yang melihat kontingen Amerika Utara, tidak pernah menjejakkan kaki di daratan tersebut. Leiv Eiriksson, didorong oleh kemungkinan penemuan, dan kebutuhan tanah untuk pertanian membeli kapal Bjarni dan memulai misi penemuannya.

Sepertinya ia mengikuti rute Bjarni secara kebalikan, membuat tiga pendaratan. Yang pertama dinamakan Helluland, atau Flat-Stone Land, yang sekarang dinamai Labrador. Yang kedua adalah Markland, atau Wood Land, kemungkinan Newfoundland. Lokasi tepat yang ketiga, yang dinamai Vinland merupakan kontroversi akademis namun mungkin berada di ujung Utara Newfoundland atau ujung Selatan Cape Cod atau diluar area tersebut. Eiriksson dan anak buahnya menghabiskan musim dingin di Vinland, di tempat bernama Leifsbud-ir, kembali ke Greenland tahun berikutnya, yaitu tahun 1001.

Menjadi tanggung jawab adik Eiriksson, Thorvald untuk melakukan ekspedisi berikutnya untuk menemukan teritori baru karena Leiv Eiriksson tidak pernah kembali. Upaya lanjutan untuk resolusi Vinland tidak berhasil, karena adanya pertentangan kuat antara Viking dan penduduk asli Amerika Utara.

Walaupun masih banyak yang beranggapan Christopher Columbus sebagai penemu Dunia Baru, hak Eiriksson untuk menerima julukan tersebut mendapat pengakuan resmi di Amerika Serikat pada tahun 1964 ketika Presiden Lyndon B. Johnson, didukung oleh Kongres, menetapkan 9 Oktober sebagai “Hari Leif Ericson” untuk memperingati kedatangan pertamanya di tanah Eropa dan Amerika Utara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori