Oleh: arkeologibawahair | 18 Januari 2011

Indonesia Kalah dari Pengejar Kapal Harta Karun

Tsunami Mentawai beberapa waktu lalu memunculkan kapal harta karun berharga. Namun Indonesia kalah dari pengejar harta karun dalam hal pencarian kapal harta karun.

inilah.com, Minggu, 19 Desember 2010 – Sejarawan Radar Panca Dahana mengakui bahwa perairan Indonesia memiliki banyak harta karun. Sejak 1963-1968, harta karun itu menarik banyak pengejar harta karun. Namun arkeologi maritim Indonesia, baru dimulai sekitar 2004-2005.

“Jadi, Indonesia ketinggalan hampir 40 tahun dari pengejar harta karun,” paparnya.

Dalam hal penelitian keilmuwan, Indonesia kalah dari pengejar harta karun. Menurutnya, masih banyak kapal yang belum terungkap.

Ia menyebutkan, dulunya pantai barat Sumatra menjadi lalu lintas perdagangan ramai terutama ketika banyak perompak menggangu. Selain itu, pelaut atau pedagang di belahan barat di masa itu pasti akan menjumpai pantai pertama, pantai barat Sumatra.

Menurut pria yang akrab dipanggil Radar ini, daerah seperti Bengkulu, Minang, Sumbar, dan Aceh meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Indonesia. Namun jejak itu tak terlalu kuat dan tak bertahan lama. “Yang bertahan lama justru yang berada di Jawa”.

Padahal, Jawa merupakan merupakan persinggahan berikutnya setelah Sumatra. [mor]

Iklan

Responses

  1. good info
    purwati
    http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com
    http://purwatining.multiply.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori