Oleh: arkeologibawahair | 29 Juli 2011

Dulu, Direktorat Peninggalan Bawah Air; Kini, Direktorat Warisan Budaya Bawah Air dan Masa Kolonial

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, merombak 27 jajaran pejabat eselon dua di lingkungan kementerian yang dipimpinnya. Diharapkan perombakan ini dapat mempercepat realisasi target Kemenbudpar sampai 2014. Pelantikan dilakukan di Gedung Sapta Pesona, Jalan Merdeka Barat, Rabu (27/7/2011).

Wacik mengatakan, sejumlah pejabat yang dilantik itu tetap berada pada jabatan lamanya, hanya dengan nomenklatur yang berbeda. Direktorat Peninggalan Bawah Air, misalnya, sekarang menjadi Direktorat Warisan Budaya Bawah Air dan Masa Kolonial. Dengan demikian bidang garapan direktorat ini menjadi bertambah. Alasannya adalah banyak peninggalan dari masa kolonial, seperti benteng dan meriam, berhubungan dengan air (misalnya pertempuran laut). Pimpinan direktorat ini tetap sama, yakni Surya Helmi.

Wacik meminta seluruh jajaran pejabat yang baru dilantik itu segera melakukan konsolidasi internal dan melaksanakan tugas-tugasnya agar target-target tercapai. “Opini BPK tentang kita sudah lumayan baik, sehingga harus terus ditingkatkan,” katanya.

Menbudpar mengatakan, perombakan tersebut diharapkan mampu mendongkrak opini BPK terhadap Kemenbudpar menjadi Wajar Tanpa Pengecualian dari sebelumnya Wajar Dengan Pengecualian.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori