Oleh: arkeologibawahair | 12 April 2012

Harta Karun dari Perairan Cirebon Bagian Indonesia Masih Utuh

Nurvita Indarini – detikNews, Selasa, 03/04/2012 – Setelah gagal dilelang pada 2010 lalu, harta karun yang diangkat dari Laut Jawa, utara Cirebon, kemudian dibagi dua untuk pemerintah Indonesia dan untuk explorer. Harta karun bagian pemerintah Indonesia saat ini masih utuh.

“Masih ada. Kita lagi rapat untuk membahas barang muatan kapal tenggelam (BMKT) ke depan. Kita masih punya banyak lagi (harta karun), karena ada 9 hasil pengangkatan,” kata Kasubdin BMKT Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Arif Kabul Pranoto, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (3/4/2012).

Arif menjelaskan ada 976 item harta karun hasil eksplorasi di perairan Cirebon yang sudah diambil untuk koleksi negara. Sisa dari total sekitar 271.384 pieces harta karun itu telah dibagi dua untuk pemerintah Indonesia dan untuk perusahaan (explorer) yaitu PT Paradigma Putra Sejahtera dan Luc Heymans.

Masa depan BMKT yang bukan koleksi negara dalam pembahasan. Jika terlalu lama ditumpuk tanpa perawatan memadai lantaran jumlahnya yang terlalu banyak dikhawatirkan bisa rusak.

“Pelelangan itu selain melindungi agar barang tidak rusak begitu saja juga untuk kesejahteraan rakyat. Karena hasil lelang masuk ke kas negara,” terang Arif.

Saat ini pihaknya juga tengah merumuskan pedoman teknis pemilihan BMKT untuk keperluan koleksi negara. Koleksi-koleksi ini nantinya akan disimpan di Museum Bahari.

“Kalau untuk koleksi negara nanti akan jadi hak milik negara. Kami akan ambil tergantung kebutuhan. Kalau sudah sejenis ya nggak akan diambil lagi. Diambil secukupnya,” lanjut Arif.

BMKT yang menjadi koleksi negara berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu BMKT yang tidak masuk koleksi negara jika sudah banyak bisa dijual. Yang penting semangat untuk memenuhi kebutuhan arkeologi sudah terpenuhi.

“Kalau ada sisa juga digunakan untuk kepentingan penelitian,” imbuh Arif.

Dia menegaskan urusan pemerintah dengan explorer terkait harta karun yang diangkat dari Laut Jawa, utara Cirebon, sudah beres. “Dia sudah punya hak dia. Belum ada hubungan kerja sama lagi, kalau misalnya ada hubungan lagi maka harus diperbarui,” papar Arif.

Harta karun yang ditemukan dari sebuah kapal yang tenggelam di perairan Indonesia 1.000 tahun silam akan dijual. Keramik-keramik, kristal, permata dan emas yang ditemukan di Cirebon, Jawa Barat itu akan dijual di Singapura.

Keberadaan harta karun itu awalnya terkuak oleh para nelayan yang menemukan bangkai sebuah kapal sejauh 187 kaki di bawah laut. Menurut Luc Heymans, direktur Cosmix Underwater Research Ltd., perusahaan berbasis di Dubai yang mengangkat harta karun tersebut dari dasar laut, peninggalan tersebut merupakan harta karun terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara dalam hal kuantitas dan kualitasnya.

Luc Heymens, yang terlibat dalam proyek ini menyatakan, pihaknya perlu menyelam 22 ribu kali untuk mengangkut harta karun itu dari dasar laut dalam rentang waktu Februari 2004 hingga Oktober 2005.

Item yang dilego mencakup rubi, mutiara, perhiasan emas, batu kristal dari Dinasti Fatimiyah, gelas dari Iran dan porselen indah kekaisaran Cina peninggalan sekitar tahun 976 M. Rincian harta karun yang dilelang antara lain vas bunga terbesar dari Dinasti Liao (907-1125), keramik Yue Mise dari era Lima Dinasti (907-960) dengan warna hijau khusus untuk Kaisar. Selain itu ada juga 11.000 mutiara, 4.000 rubi, 400 safir merah dan lebih dari 2.200 batu akik.

Nilai total harta karun itu Rp 720 miliar. Pada 2010 lalu, sempat digelar lelang atas harta karun tersebut. Namun lelang tersebut sepi, sehingga ditutup karena tidak ada penawaran.

Tidak ada peminat yang menyerahkan uang jaminan sebesar 20 persen dari harga limit atau sekitar US$ 16 juta. Uang jaminan atau deposit itu cukup tinggi karena BMKT dilelang dalam satu paket, tidak boleh dibeli per pieces. (vit/nrl)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori