Oleh: arkeologibawahair | 14 September 2012

Arkeologi Maritim: Belanda Diharapkan Bantu Mengelola Situs

KOMPAS, Rabu, 12 September 2012 – Pengelolaan situs purbakala bawah laut di Sumatera Barat berpotensi dibantu Pemerintah Belanda. Hal itu bisa dimulai dari pendanaan penelitian di situs tersebut.

Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dan menilai signifikansi situs arkeologi maritim. Setelah itu, bantuan bisa untuk mencari metode pengelolaan yang tepat sesuai riset.

”Itu termasuk upaya melindungi situs dengan metode in situpreservation atau tetap membiarkan benda peninggalan berada di tempat semula,” tutur Nia Naelul Hasanah, peneliti arkeologi maritim sekaligus Kepala Subseksi Pelayanan Teknis Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Padang, Selasa (11/9).

Situs arkeologi bawah laut itu terutama bangkai kapal utuh yang diduga MV Boelongan Nederland, kapal kargo Belanda yang dibom tentara Jepang tahun 1942. Kini, bangkai kapal itu berada pada kedalaman 25 meter di bawah permukaan laut di Teluk Mandeh, Sumbar. MV Boelongan Nederland didesain tahun 1915 sebagai kapal transpor mesin diesel sepanjang 72,6 meter.

Terkait kemungkinan bantuan pengelolaan situs, wakil peneliti akan presentasi di Belanda, Oktober 2012, seusai International Symposium on Boat and Ship Archaeology Dutch Maritime Museum, 8-12 Oktober.

”Intinya, mempresentasikan potensi kekayaan arkeologi maritim di Sumbar,” kata Nia.

Teguh Hidayat, Koordinator Kelompok Kerja Dokumentasi dan Publikasi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Batusangkar, yang membawahkan Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, menyambut baik rencana itu. ”Itu sangat positif, apalagi akan disertakan tenaga ahli. Pemerintah Belanda mungkin ada ikatan emosional dengan Indonesia,” katanya.

Teguh menambahkan, sejauh ini yang dilakukan terhadap keberadaan situs kapal Belanda yang karam di dasar Teluk Mandeh itu baru sekadar observasi awal. Adapun masyarakat setempat relatif belum dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

”Saya juga minta pemerintah agar ada tindakan nyata yang bisa menyelamatkan situs, di antaranya membuat menarik sebagai lokasi wisata menyelam,” ujar Teguh. (INK)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori